Perbedaan UV dan Laminasi

UV Coat 1

Tahukah kalian ada banyak sekali teknik finishing didalam dunia percetakan. Apalah arti cetakan tanpa finishing tentu tidak akan menarik. Sedikit kita bahas di artikel topik tentang emboss dan deboss klik disini. Kali ini kita bahas teknik finishing yaitu Coating. Coating adalah suatu proses pelapisan yang diterapkan pada suatu benda, tujuannya adalah untuk meningkatkan sifat permukaan dari benda yang dilapisi. Sifat permukaan tersebut diharapkan dapat melindungi hasil cetakan terhadap sidik jari, goresan, noda atau dampak dari kelembaban udara dan suhu udara.

Gambar: Ilustrasi coating

    Dalam dunia percetakan terdapat kertas coated. Apabila hasil coating diaplikasi kan pada kertas coated maka hasil akan lebih optimal karena permukaannya tidak keras dan juga mudah menyerap air. Selain itu hasil cetak akan memiliki efek glossy atau mengkilap, satin (tidak mengkilap), dan doff (redup) setelah diberi coating.

Ada beberapa fungsi bila menggunakan teknik coating:

  1. Perlindungan – Coating melindungi permukaan hasil cetak dari gesekan. Selain itu Coating juga menawarkan berbagai fungsi seperti penahan cairan dan lemak (barrier) dan tahan terhadap suhu tinggi (heat resistance).
  2. Produktivitas – Coating dilakukan dapat dilakukan dengan mesin berkecpatan tinggi sehingga prosesnya bisa dilakukan lebih cepat
  3. Penampilan – Coating dapat membuat hasil cetak yang lebih menarik perhatian
  4. Keamanan – Coating dapat mencegah tinta berpindah (bermigrasi) dan nyaris tidak berbau (low odour)

Selain memiliki banyak kegunaan, Coating sendiri memiliki beberapa jenis yaitu, varnish, laminating, aqueos coating, UV coating.

 Didalam proses coating terdapat beberapa jenis, antara lain :

  1. Varnish

Varnish merupakan proses coating berupa cairan yang dituangkan diatas permukaan kertas melalui sebuah tempat penintaan baik secara langsung pada mesin atau offline. Dengan proses coating menggunakan varnish, kertas yang dicetak akan berubah menjadi kuning.

  1. Laminating

Proses laminasi, mugkin sudah banyak kalian ketahui. Ternyata laminasi juga dikategorikan sebagai proses coating menggunakan lapisan berupa plastik yang transparan, Ada dua jenis laminasi yang umum digunakan pada percetakan, yaitu laminasi glossy dan  laminasi doff.

  1. Aqueos Coating

Aqueos coating atau Aqua yang berarti air. Proses coating ini berbahan dasar air dan mudah kering. Tujuan dari aqueos coating ini cukup ramah lingkungan jika dibandingkan jenis coating lainnya. Untuk mengaplikasikan aqueos coating pada media cetak sebaiknya tidak menggunakan kertas yang terlalu tipis sehingga hasil tidak melengkung, basah atau berubah warna menjadi kuning dalam jangka waktu yang cukup lama.

  1. UV Coating

UV Coating, proses coating menggunakan cairan bening yang dapat bereaksi langsung dengan sinar ultra violet. Untuk hasil akhir cetak menggunakan coating ini dapat memilih hasilnya yaitu glossy, doff, ataupun satin.

    Jika dipahami hasil proses coating laminasi dan UV coating memiliki hasil yang sama yaitu glossy dan doff. Yuk kita pelajari lebih jauh apa perbedaan coating laminasi dan UV coating.

Jika kalian sedang di toko percetakan maka kalian akan selalu dengar kata Laminasi, ini bukan menjadi hal yang aneh karena laminasi sudah lama telah menjadi metode yang terkenal dan efektif untuk melindungi media yang di print, sehingga lebih awet dan elegan.

Gambar: Hasil Laminasi

Sedangkan UV Coat adalah proses dimana substansi kimia dari polymer resin diubah dari cairan menjadi padat dengan bantuan dari sinar ultraviolet dan disingkat menjadi UV. UV coat ini dapat dijadikan bahan pengganti laminasi dengan menyediakan sampul perlindungan pada media dan meningkatkan kilauan dan warna jika terkena cahaya,dan bahan yang digunakan adalah semi-gloss, gloss, high-gloss dan matte.

Gambar: Hasil UV Coating

Pada laminasi lebih tebal lapisannya, karena menggunakan plastik untuk melapisi cetakan, bila cetakan dilipat tajam cetakan tidak mudah rusak karena terlindungi oleh laminasi tersebut. Sedang hasil UV varnish ketebalan lapisan lebih tipis karena menggunakan bahan kimia dan penyinaran ultra-violet untuk melapisi cetakan, bila cetakan dilipat tajam cetakan lebih mudah sobek dibanding laminasi gloss. Proses menggunakan UV coat lebih cepat dibanding dengan laminasi, namun proses UV coat membutuhkan lebih banyak sedangkan laminasi tidak.

Itu saja penjelasan tentang perbedaan dari UV coat dan laminasi. Bagaimana apakah kalian sudah mengerti? Semoga ini bermanfaat untuk kalian dan saya ucapkan terima kasih sekali lagi.

One thought on “Perbedaan UV dan Laminasi

  1. Pingback: Cara Membuat Kartu Nama Yang Bagus - PT. Maxipro Group Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×