Berbagai Macam Jenis dan Ukuran Brosur

perbedaan-brosur-flyer

Apakah kalian tau perbedaan Brosur dan Flyer? Maxipro akan menjelaskan mengenai perbedaan brosur dan flyer agar kalian lebih memahami kegunaan dari masing-masing media promosi tersebut.

Dalam memasarkan produk, layanan dan informasi penggunaan kertas selebaran memang sudah menjadi andalan utama sejak ditemukannya mesin percetakan. Mulai dari selebaran kertas hingga bermunculan beragam jenis, bentuk serta desain yang beragam seiring kemajuan teknologi di dunia printing.

Brosur dan flyer adalah dua jenis yang sering kita dengar namun terkadang kita tidak mengetahui perbedaanya. Sebelum kita membahas tentang perbedaan, sebelumnya Maxipro sudah membahas tentang Cara Membuat Brosur Menarik, Gunakan 5 Tips ini

Apa Itu Brosur ?

Brosur adalah media pemasaran yang pada umumnya difungsikan untuk mempromosikan produk atau layanan dan memiliki beberapa halaman atau satuan halaman yang dilipat beberapa kali.

Brosur berisi gambar beserta informasi seputar produk atau jasa dari suatu bisnis, usaha atau perusahaan. Bentuk brosur tidak dijilid tetapi ada beberapa menjilid nya. Untuk brosur yang dijilid disebut dengan buklet atau booklet. Berikut jenis kertas dan ukuran dalam membuat brosur:

  1. Brosur tanpa lipatan
Gambar: Brosur tanpa lipatan

Brosur tanpa lipatan bisa dikenal dengan nama flayer. Brosur jenis ini digunakan untuk media promosi dengan memberi informasi lengkap. Brosur tidak memiliki lipatan dan ukuran banyak digunakan oleh pengusaha yaitu A5 ( 14.8 cm x 21 cm), A4 dan DL (1/4 kertas kuarto) atau jika ingin memuat informasi lebih banyak bisa juga menggunakan A4 ukuran 21 cm x 29.7 cm.

2. Brosur 2 Lipatan

Gambar: Brosur 2 Lipatan

Brosur dengan 2 lipatan umumnya menggunakan kertas A4 ukuran 21 cm x 29.7 cm. Kertas dilipat menjadi 2 dengan begitu ada 4 halaman depan dan belakang. Brosur 2 lipatan dapat digunakan promosi dengan menampilkan gambar atau gambar yang jauh lebih besar.

3. Brosur 3 Lipatan

Gambar: Brosur 3 Lipatan

Jenis ukuran lipatan yang terakhir dengan 3 lipatan. Jenis lipatan ini menjadi brosur yang populer dan paling banyak digunakan untuk promosi barang dan jasa. Ukuran kertas yang dipakai untuk membuat 3 lipatan yaitu A4 ukuran 21 cm x 29.7 cm. Kertas akan dilipat menjadi 3 bagian sehingga memiliki 6 halaman depan dan belakang. Jika ingin membuat brosur yang memiliki banyak gambar dan foto atau informasi yang banyak untuk disampaikan. Brosur 3 lipatan ini cocok menjadi pilihan demi memenuhi kebutuhan.

Rekomendasi : Jual Mesin Lipat Paper Folding Harga Murah | Bergaransi

Apa Itu Flyer?

Flyer adalah perangkat pemasaran yang biasanya dicetak pada selembar kertas, serta memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan brosur atau pamflet, yang umumnya menggunakan ukuran A5 atau A4 berbahan HVS, art paper, ataupun art carton.

Gambar: Flyer

Flyer umumnya dicetak pada selembar kertas, entah itu menggunakan HVS, art paper, matte paper, ataupun art carton, namun biasanya tidak tebal layaknya kartu nama. Ukuran kertas yang digunakan mulai dari A6, A5, hingga A4 meskipun yang paling umum adalah menggunakan ukuran A5 yang dicetak pada 1 sisi saja sementara sisi lainnya dibiarkan kosong.

Kesimpulannya, Brosur dan Flyer adalah dua jenis media promosi dan penyebaran yang sudah digunakan sejak lama dan hingga kini masih dilihat sebagai salah satu metode yang efektif dan menjadi bagian dari strategi pemasaran oleh perusahaan atau pengusaha.

Kedua jenis media pemasaran tersebut meski memiliki perbedaan brosur dan flyer dari bentuk nya namun tetap memiliki tujuan dan fungsi yang sama. Flayer lebih pada pengenalan yang secara umum dibuat semenarik mungkin sedangkan brosur dibuat dengan tujuan pengenalan produk dan jasa yang lebih mendalam sehingga masing-masing memiliki manfaatnya masing-masing.Semoga artikel ini dapat menambah informasi kalian tentang Brosur dan Flyer. Untuk hasil finishing brosur kalian dapat kunjungi mesin canggih mesin finishing Maxipro.co.id.

×