Roll Karet Atas Mesin Laminasi ML350 Putih

Roll Karet Atas Mesin Laminasi ML350 Putih

Compare

Deskripsi

Namanya juga mesin sering dipakai, terus terusan dengan jumlah lembarang yang sudah ribuan dilaminating, wajar kalo bagian-bagian ini akan aus atau rusak karena pemakaian yang continue. Bagian yang sering sekali rusak karena macet pada mesin laminating adalah roller. Roller tidak bisa berputar, dan macet. Sering kita temui, ketika memasukkan kertas dia menumpuk ditengahh tengah karena ada bagian yang tidak berputar. Kalau kejadian seperti itu berarti ada yang lepas baut roller nya. Makanya ada bagian yang tidak berputar jadi macet. Kemudian sering juga kejadian, macet karena ada plastik yang tergumpal. Lalu ada kasus roller berputar tapi tidak bisa press.

Jika roller bisa berputar namun tidak bisa press, itu karena elemen pemanas tidak berfungsi. Kerusakan terjadi karena relay, mengatur temperatur rusak, dan bisa juga kerusakan pada eleman pemanas.

Roll pemanas mesin laminating, terbuat dari karet. Karet ini berbentuk silinder. Karet terdiri dari 4 bagian, sisi atas dan sisi bawah. Keduanya akan berputar bergesekan mendorong kertas yang diselipkan. Roll karet laminating ini bagian krusial pada mesin laminating, karena ia yang menggerakkan kertas.

Di atas dan bawah roll karet laminating, ada elemen pemanas, elemen pemanas ini akan menghantarkan panas pada bagian bagian roll karet laminating, sehingga ketika plastik laminating melewati bagian roll ini, lem yang ada di plastik laminating akan menempel dikertas.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat terjadi laminasi terlilit atau macet di roll pemanas adalah:
1. Potong plastik laminasi yang belum terlaminating pada titik sebelum mencapai roll-roll pemanas. Langkah ini untuk mencegah agar plastik laminasi tidak bertambah menggulung di roll-roll pemanas.

2. On-kan heater untuk memanaskan plastik laminasi yang macet atau terlilit di roll-roll pemanas. Langkah ini untuk memudahkan pengambilan atau penarikan plastik dari roll-roll heater. Harus hati-hati saat menangani plastik dan roll-roll heater untuk mencegah kena panas atau terbakar.

3. Kelupas sebanyak mungkin plastik laminating yang menempel dipermukaan roll-roll heater. Kemudian off-kan mesin.

Gosok permukaan roll dengan lap kain selagi roll-roll dalam keadaan masih hangat, teruskan menggosok-gosok sampai kotoran-kotoran yang menempel hilang dan permukaan roll-roll heater menjadi bersih.
Putar roll-roll heater untuk meyakinkan semua permukaannya bersih. Kemudian bersihkan roll silicon atau roll karet agar kotoran yang menempel juga hilang.

Setelah yakin semua roll dalam kondisi bersih, maka mesin laminasi bisa dipakai kembali sesuai dengan intruksi yang ada.