
Salah paham soal jenis kertas kemasan sering jadi sumber masalah di belakang hari: kotak gampang penyok, hasil cetak pecah warna, atau kemasan makanan ternyata tidak aman bersentuhan langsung dengan isinya. Padahal setiap jenis kertas kemasan punya karakter, gramatur, dan tujuan pemakaian yang berbeda. Artikel ini merangkum enam bahan utama yang beredar di pasar Indonesia, lengkap dengan gramatur, kelebihan, dan mesin yang biasa dipakai untuk mengubahnya menjadi kotak siap pakai.
Mengenal Jenis Kertas Kemasan yang Beredar di Pasar Indonesia
Jenis kertas kemasan yang paling banyak dipakai di Indonesia adalah duplex, ivory, art carton, kraft, kertas food grade, dan karton gelombang (corrugated). Duplex dan ivory dominan untuk kotak produk konsumen, kraft dipilih untuk kemasan bernuansa alami, kertas food grade wajib untuk makanan yang bersentuhan langsung, sementara karton gelombang jadi andalan kemasan pengiriman.
Perbedaan utama di antara bahan-bahan ini terletak pada gramatur (berat kertas per meter persegi, dinyatakan dalam gsm atau g/m²), apakah permukaannya dilapisi (coated) atau tidak, dan apakah sisi dalamnya putih atau abu-abu. Ketiga faktor ini menentukan kekuatan, biaya, dan kesan visual kotak kemasan.
| Jenis kertas | Gramatur umum | Ciri utama | Harga relatif | Contoh produk |
|---|---|---|---|---|
| Duplex | 250-450 gsm | Depan putih, belakang abu-abu | Rendah | Kotak snack, kotak sepatu, dus mi instan |
| Ivory | 210-400 gsm | Putih di kedua sisi, kaku | Sedang | Kotak kosmetik, obat, skincare, parfum |
| Art carton | 190-400 gsm | Coated dua sisi, licin, warna tajam | Sedang | Kotak premium, hang tag, sleeve kemasan |
| Kraft | 125-400 gsm | Cokelat alami, tanpa pemutih | Sedang | Paper bag, kotak makanan, kemasan organik |
| Kertas food grade | Bervariasi | Aman bersentuhan dengan makanan | Sedang-tinggi | Kotak nasi, burger, kemasan bakery |
| Karton gelombang | Diukur per lapis dan flute | Ada lapisan bergelombang di tengah | Bervariasi | Dus pengiriman, kemasan e-commerce |
| Greyboard | Tebal 1-3 mm | Papan abu-abu padat | Sedang | Hard box, kotak hampers, cover hardcover |
Kertas duplex
Duplex adalah kertas karton dengan satu sisi putih yang bisa dicetak dan sisi lain berwarna abu-abu, umumnya dibuat dari campuran serat daur ulang. Karena itu harganya paling ekonomis di antara semua jenis kertas kemasan.
Duplex cocok untuk kotak yang hanya dicetak di sisi luar, seperti kotak snack, dus elektronik kecil, dan kotak sepatu. Sisi dalamnya yang abu-abu membuat duplex standar sebaiknya tidak bersentuhan langsung dengan makanan.
Kertas ivory
Ivory adalah karton putih di kedua sisi, dibuat dari serat yang lebih murni sehingga permukaannya halus, kaku, dan hasil cetaknya bersih. Gramatur umum ivory berkisar 210-400 gsm.
Bahan ini banyak dipakai untuk kotak kosmetik, skincare, suplemen, dan parfum. Beberapa varian ivory tersedia dalam versi food grade sehingga aman dipakai untuk kemasan makanan.
Art carton
Art carton adalah karton yang dilapisi (coated) di kedua sisi sehingga permukaannya licin dan memberi warna cetak paling tajam di antara jenis kertas kemasan lain. Gramatur yang umum beredar 190-400 gsm.
Art carton biasa dipakai untuk kotak premium, hang tag, sleeve, dan kartu. Untuk kotak berukuran besar, art carton terasa kurang kaku dibanding ivory pada gramatur yang sama, jadi perlu dipertimbangkan sesuai ukuran kemasan.
Kertas kraft
Kertas kraft berwarna cokelat alami karena tidak melalui proses pemutihan penuh, dengan serat yang panjang sehingga kuat dan tidak mudah sobek. Istilah “kraft” sendiri berasal dari bahasa Jerman yang berarti kekuatan, merujuk pada proses pulping kraft yang menghasilkan serat kertas lebih kuat — detail prosesnya bisa dibaca di penjelasan proses kraft di Wikipedia.
Kraft populer untuk paper bag, kotak makanan, dan brand yang ingin menampilkan citra alami atau ramah lingkungan. Perlu diingat, warna dasar cokelat membuat hasil cetak warna terang tampak lebih gelap, sehingga desain berwarna gelap atau satu warna biasanya lebih cocok.
Kertas food grade
Kertas food grade adalah kertas yang diformulasikan aman bersentuhan langsung dengan makanan, biasanya dilapisi PE (polyethylene) untuk makanan berminyak atau berkuah agar tidak tembus. Kotak nasi, kotak burger, cup kertas, dan kemasan kue umumnya memakai jenis kertas kemasan ini.
Saat memilih pemasok, pastikan mereka bisa menunjukkan keterangan food grade secara tertulis, terutama bila pelanggan Anda adalah usaha kuliner yang berurusan langsung dengan konsumen akhir.
Karton gelombang (corrugated)
Karton gelombang terdiri dari lapisan kertas datar (liner) dan lapisan bergelombang (flute) di tengahnya, membuatnya kuat menahan tumpukan dan benturan selama pengiriman. Struktur flute ini dijelaskan lebih detail dalam artikel corrugated fiberboard sebagai referensi teknis.
| Jenis flute | Perkiraan tebal | Karakter | Penggunaan |
|---|---|---|---|
| E-flute | 1-1,5 mm | Tipis, permukaan cukup rata untuk dicetak | Kotak produk ritel, kotak pizza, e-commerce kecil |
| B-flute | 2,5-3 mm | Tahan tekan, mudah dilipat | Dus pengiriman ukuran sedang |
| C-flute | 3,5-4 mm | Lebih tebal, peredam benturan | Dus pengiriman barang berat |
| BC-flute (double wall) | 6-7 mm | Dua lapis gelombang, sangat kuat | Dus ekspor, barang berat dan pecah belah |
E-flute semakin banyak dipakai sebagai kotak kemasan e-commerce karena kuat sekaligus masih bisa dicetak menarik di permukaannya.
Greyboard untuk hard box
Greyboard adalah papan karton abu-abu padat dengan tebal sekitar 1-3 mm, tidak dicetak langsung melainkan dibungkus kertas cetak atau kertas fancy. Bahan ini dipakai untuk hard box seperti kotak hampers, kotak jam tangan, kotak perhiasan, dan cover buku hardcover.
Cara Memilih Jenis Kertas Kemasan yang Tepat untuk Produk Anda
Memilih jenis kertas kemasan yang tepat dimulai dari melihat isi produk, kesan brand yang ingin ditampilkan, dan kekuatan yang dibutuhkan selama distribusi. Berikut langkah praktisnya:
- Lihat isi produk. Makanan yang bersentuhan langsung butuh kertas food grade. Produk berat butuh karton gelombang.
- Tentukan kesan brand. Ivory dan art carton memberi kesan bersih dan premium, kraft memberi kesan alami.
- Hitung kekuatan yang dibutuhkan. Semakin besar dan berat isi kotak, semakin tinggi gramatur atau semakin tebal flute yang diperlukan.
- Perhatikan sisi dalam. Jika kotak sering dibuka di depan pelanggan, pertimbangkan ivory yang putih di kedua sisi daripada duplex.
- Sesuaikan dengan anggaran per unit. Duplex paling hemat untuk produksi massal.

Panduan Gramatur Berdasarkan Ukuran dan Berat Kotak
Gramatur yang tepat ditentukan oleh ukuran kotak dan berat isi, bukan sekadar ketebalan yang terlihat kaku. Tabel berikut jadi titik awal sebelum uji coba produksi.
| Ukuran dan berat isi | Rekomendasi bahan |
|---|---|
| Kotak kecil, isi ringan (sabun, lipstik, sachet) | Ivory atau duplex 250-310 gsm |
| Kotak sedang, isi sedang (skincare, snack 250 g) | Ivory atau duplex 310-400 gsm |
| Kotak besar atau isi berat (botol kaca, paket) | Duplex 400 gsm ke atas atau karton gelombang E-flute |
| Kemasan pengiriman | Karton gelombang B, C, atau BC flute |
Angka di atas adalah titik awal. Selalu buat sampel dan uji kekuatan kotak dengan isi produk yang sebenarnya, mengingat standar pengujian ketahanan kemasan juga diatur dalam acuan internasional seperti ISO 2233 untuk simulasi kondisi pengiriman.
Finishing yang Memperkuat Tampilan Kemasan Kertas
Finishing menentukan apakah kotak terlihat murah atau premium, terlepas dari jenis kertas kemasan yang dipakai sebagai dasarnya. Beberapa opsi yang umum diterapkan:
- Laminasi doff atau glossy untuk melindungi cetakan dan menambah kesan premium.
- Hot print foil untuk logo berkilau.
- Emboss untuk logo timbul.
- Pond atau die cut untuk memotong pola kotak beserta garis lipatnya.
- Window patching untuk jendela plastik transparan pada kotak.
Mesin untuk Memproses Jenis Kertas Kemasan Menjadi Kotak Siap Pakai
Setelah kertas dicetak dan diberi finishing, lembaran perlu dipotong sesuai pola kotak dan diberi garis lipat. Dua mesin yang paling umum dipakai untuk tahap ini di Maxipro adalah mesin digital cutting dan mesin die cut roller. Keduanya sama-sama memotong pola, tetapi cocok untuk skala kebutuhan yang berbeda.
| Spesifikasi | Mesin Digital Cutting | Mesin Die Cut Roller |
|---|---|---|
| Prinsip kerja | Pisau digerakkan sesuai pola yang diprogram, tanpa pisau pond custom | Lembar ditekan roller melewati pisau pond cetak |
| Ketebalan bahan maksimal | Hingga 310 gsm (kertas), bisa juga kardus 1 layer | Sekitar 260 gsm |
| Kecepatan produksi | Tidak tercantum | 25 meter/menit |
| Lebar maksimal media | Bervariasi per tipe, mulai dari ukuran A3 | Lebar feeder 50 cm |
| Dimensi mesin | Tidak tercantum | 60 x 130 x 110 cm |
| Berat mesin | Tidak tercantum | 200 kg |
| Cocok untuk | Sampel, desain rumit, pola berubah-ubah, jumlah kecil-menengah | Produksi massal pola tetap, skala UKM naik ke menengah |
Secara praktis, mesin digital cutting lebih cocok untuk percetakan yang sering berganti desain atau melayani pesanan sampel dan jumlah kecil, karena tidak perlu membuat pisau pond baru setiap kali pola berubah. Sebaliknya, mesin die cut roller lebih unggul untuk produksi massal dengan pola kotak yang sama berulang kali, berkat kecepatan 25 meter per menit dan kemampuan menekan bahan hingga 260 gsm secara konsisten.
FAQ Seputar Jenis Kertas Kemasan
Jenis kertas kemasan yang umum dipakai adalah duplex, ivory, art carton, kraft, kertas food grade, karton gelombang atau corrugated, dan greyboard untuk hard box. Masing-masing punya gramatur dan kegunaan berbeda sesuai jenis produk.
Duplex putih di satu sisi dan abu-abu di sisi lain dengan gramatur 250-450 gsm, harganya lebih murah. Ivory putih di kedua sisi dengan gramatur 210-400 gsm, lebih halus dan lebih kaku sehingga harganya sedikit lebih tinggi.
Kertas food grade, termasuk ivory food grade dan kraft food grade, aman bersentuhan langsung dengan makanan. Untuk makanan berminyak atau berkuah, pilih yang dilapisi PE agar tidak tembus.
Umumnya 250-400 gsm untuk kotak produk, tergantung ukuran dan berat isinya. Kotak kecil seperti sabun cukup 250-310 gsm, sedangkan kotak besar atau isi berat butuh 400 gsm ke atas.
E-flute adalah jenis karton gelombang dengan ketebalan sekitar 1-1,5 mm, cukup kuat namun permukaannya masih rata untuk dicetak. Jenis ini populer untuk kotak ritel dan kemasan e-commerce berukuran kecil.
Untuk produksi jumlah besar biasanya memakai mesin pond seperti mesin die cut roller dengan kecepatan sekitar 25 meter per menit. Untuk sampel atau pesanan kecil, mesin digital cutting lebih fleksibel karena tidak perlu pisau pond custom.
Bisa, tetapi warna dasar cokelat pada kraft membuat warna terang terlihat lebih gelap dibanding dicetak di atas kertas putih. Desain dengan warna gelap, satu warna, atau efek foil biasanya memberi hasil terbaik.
Mesin die cut roller di Maxipro mampu memotong bahan dengan ketebalan sekitar 260 gsm, termasuk karton, kardus, kulit, dan spon eva, dengan lebar feeder maksimal 50 cm.
Kesimpulan
Setiap jenis kertas kemasan punya peran masing-masing: duplex untuk kemasan ekonomis, ivory dan art carton untuk tampilan premium, kraft untuk citra alami, kertas food grade untuk makanan, serta karton gelombang dan greyboard untuk kekuatan dan kekakuan ekstra. Pilih berdasarkan isi produk, kesan brand, dan kekuatan yang dibutuhkan selama distribusi. Untuk mulai memproduksi kemasan sendiri, Maxipro menyediakan pilihan mesin digital cutting untuk kebutuhan desain fleksibel dan mesin die cut roller untuk produksi dalam jumlah besar.





