Printer Kok Cepat Rusak 5 Hal ini Harus Kamu Hindari - Maxipro.co.id
Printer Kok Cepat Rusak 5 Hal ini Harus Kamu Hindari - Maxipro.co.id

Apakah kalian menyadari pengoperasian printer yang salah dapat mengakibatkan printer tersebut tidak berumur panjang. Printer cepat rusak merupakan masalah yang sering terjadi padahal kalian baru saja membelinya. Sayangnya, banyak orang yang malas mempelajari hal ini, sehingga kebiasaan terkait operasional printer membuatnya cepat rusak.

Printer adalah perangkat keras sebagai pelengkap komputer yang berfungsi untuk mencetak teks maupun gambar. Semenjak komputer menjadi bagian dari keseharian manusia, printer menjadi pelengkap satu paket didalamnya. Maka dari itu printer juga menjadi alat yang penting bagi sebagian besar orang. Tidak dipungkiri setiap lini masyarakat dari pekerja, pelajar, mahasiswa hingga lembaga swasta maupun negara menggunakan printer untuk mencetak dokumen atau hasil kerja mereka.

Pengguna printer terkadang terburu-buru atau luput dalam pemakaian sehingga memungkinkan printer untuk cepat rusak. Lupa dibersihkan atau jarang digunakan pun dapat merusak printer.

Maxipro merangkum 5 hal yang membuat printer cepat rusak, hal ini wajib kalian ketahui untuk merawat printer agar awet;

  1. Printer Bekerja Melampaui Kapasitas

Mencetak terlalu banyak tanpa jeda dapat menurunkan daya tahan printer tersebut. Apabila kapasitas printer memang tidak mencukupi. Memang mencetak banyak sekaligus membuat pekerjaan akan cepat selesai. Terlalu banyak mencetak yang jika digambarkan adalah mencetak dalam jumlah banyak tapi dilakukan sekaligus, tanpa jeda atau tidak bertahap. Jika dihadapkan dengan mencetak dalam jumlah banyak, sebaiknya jangan dilakukan sekaligus dalam satu perintah print. Lakukannya dengan membagi pencetakan menjadi beberapa bagaian atau bertahap, misal 20 lembar saja dalam sekali perintah print. Kemudian berikan jeda 2 sampai 3 menit untuk print head istirahat, lalu lanjutkan mencetak.

2. Printer Lama Tidak Digunakan

Penyebab kedua printer cepat rusak adalah karena telalu lama tidak digunakan. Pada hal ini bagian yang sering mengalami kerusakan adalah bagian print head (cartridge). Tinta yang ada pada print head print head (cartridge) akan mengeras sehingga tinta tidak lancar saat dihidupkan kembali. Akibatnya, komponen bekerja ekstra dan menyebabkan kerusakan pada akhirnya.

Cara mudah mengatasi jika printer lama tidak digunakan adalah hidupkan printer secara berkala. Misalkan satu minggu sekali lakukanlah kegiatan mencetak beberapa lembar kertas, dengan kegiatan tersebut tinta akan selalu cair dan membuat print head (cartridge) printer tetap awet. Namun jika print head (cartridge) terlanjur kering, ada baiknya bawalah printer ke jasa service agar segera diperbaiki.

Maxipro memberikan rekomendasi mesin finishing dalam dunia percetakan dengan biaya yang lebih terjangkau dan hasil yang berkualitas. Cek selengkapnya di halaman berikut.

3. Printer Kehabisan Tinta

Kalian yang berfikir memaksa printer bekerja hingga tinta hasil, itu adalah hal yang buruk. Bila hal tersebut dilakukan dengan cukup sering maka print head akan rusak total. Jangan pernah memaksa printer tetap bekerja sampai tintanya habis, karena untuk mencegah kerusakan print head print head (cartridge) tinta harus tetap ada.

Jika tinta habis print head akan mengalami panas yang tinggi akibatnya arus pada print head akan mengalami korsleting. Kasus yang sering terjadi adalah seringnya penggunaan tinta berwarna hitam, tanpa disadari tinta print head telah kehabisan tinta, sehingga saat print dihidupkan  akan melakukan proses cleaning pada kedua print head tersebut.

Cara mengatasinya adalah cukup mudah. Pantaulah secara berkala kondisi tinta dan lakukan pengisian ulang tinta. Cara lainnya adalah dengan memasang tinta eksternal yang sekarang ini sangat mudah didapatkan.

4. Cara Pengisian Tinta Printer Kurang Tepat

Pada umumnya sistem infus akan mudah sekali dalam melakukan pengisian tinta. Kalian tidak perlu membongkar tutup printer karena tinta infus dipasang di bagian luar. Namun jika printer tidak menggunakan tinta infus, sebaiknya berhati-hati dalam pengisian tinta. Tidak baik jika suka mengisi tinta (bukan infus) terlalu penuh, ini akan menyebabkan print head (cartridge) kebanjiran tinta dan akan jebol. Disarankan agar menggunakan tinta original, biarpun dengan harga mahal tapi print head tetap awet.

Biasanya printer yang diinfus langsung dari pabrik akan menggunakan tinta asli atau original, selanjutnya jika melakukan isi ulang tinta akan terus menggunakan tinta asli demi perawatan printer agar tidak cepat rusak.

5. Printer Tidak Dirawat

Rajinlah membersihkan printer, sesuaikanlah dengan kepadatan penggunaan printer mu, bisa seminggu hingga sebulan sekali tergantung sesering apa printer digunakan. Karena tidak menutup kemungkinan jika tidak merawat printer dengan baik maka komponen lainnya juga akan cepat rusak. Memaksa printer untuk mencetak dengan tegangan listrik yang tinggi juga dapat menyebabkan printer cepat rusak.

Nah itu tadi adalah 5 hal yang membuat printer cepat rusak, Maxipro dapat memberikan rekomendasikan mesin finishing dengan kualitas dan harga yang terjangkau.