Peluang bisnis ada di mana saja. Selama jeli melihat kesempatan, Anda pasti akan menemukan salah satunya. Dari beberapa peluang bisnis yang ada, usaha digital printing terlihat masih sangat menjanjikan. Tak mengherankan, banyak yang tertarik untuk menggelutinya.

Memulai bisnis digital printing memang butuh modal yang tidak sedikit. Untuk membeli mesin cetaknya saja Anda butuh modal puluhan juta rupiah. Belum lagi mesin-mesin yang lain, bahan baku dan biaya operasional, termasuk gaji karyawan. Karena alasan itulah, penting bagi siapa saja yang ingin memulai bisnis digital printing untuk memahami mesin apa saja yang perlu dipersiapkan.

Jenis Mesin Digital Printing

Percetakan digital printing biasanya menyediakan dua servis utama, yakni cetak indoor dan cetak outdoor. Poster, brosur, kartu nama dan cetak buku adalah beberapa contoh cetak indoor. Di sisi lain, cetak outdoor sendiri meliputi cetak spanduk dan banner.

Untuk layanan cetak yang berbeda, dibutuhkan jenis mesin digital printing yang berbeda pula. Sedikitnya ada dua jenis mesin digital printing yang lazim digunakan, yakni mesin digital printing indoor dan mesin digital printing outdoor. Namun di samping kedua jenis mesin tersebut, sebenarnya masih ada jenis mesin digital printing lainnya.

1. Mesin Digital Printing Indoor

Mesin digital printing indoor termasuk salah satu jenis mesin cetak yang wajib ada saat baru memulai bisnis digital printing. Sesuai dengan namanya, mesin ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan cetak indoor. Beberapa contohnya adalah cetak poster, foto hingga stiker. Mesin cetak indoor umumnya menggunakan teknologi printhead dan tinta eco solvent.

2. Mesin Digital Printing Outdoor

Spanduk dan banner yang biasa dipasang di luar ruangan tidak bisa dibuat dengan jenis mesin digital printing biasa. Agar tidak cepat luntur, dibutuhkan tinta dan mesin yang khusus didesain untuk tujuan tersebut. Di sinilah mesin digital printing outdoor mengambil perannya.

Karena sering digunakan pada media cetak berukuran besar, hal tersebut juga berimbas pada ukuran jenis mesin digital printing yang satu ini. Ukuran mesin digital printing outdoor biasanya besar. Secara umum, panjangnya bisa mencapai 2 sampai 3 meter.

3. Mesin Digital Printing Semi Indoor dan Outdoor

Berbeda dengan dua jenis mesin digital printing yang telah disebutkan sebelumnya, mesin digital printing semi indoor dan outdoor tidak hanya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan cetak yang spesifik.

Mesin ini dapat mengakomodasi kebutuhan cetak indoor dan outdoor sekaligus. Hal tersebut bisa terjadi berkat penggunaan tinta eco solvent yang tidak berbau saat digunakan di dalam ruangan dan ramah lingkungan saat digunakan di luar ruangan.

4. Mesin Digital Printing Photographic

Sebenarnya jenis mesin digital printing yang satu ini lebih lazim digunakan pada jasa percetakan foto. Namun jika Anda ingin melebarkan sayap atau meningkatkan standar kualitas cetak gambar foto, mesin digital printing photographic jelas layak untuk dipertimbangkan.

Sesuai dengan namanya, mesin digital printing photographic telah dioptimalkan untuk mencetak foto. Karena itulah, hasil cetak jenis mesin digital printing yang satu ini juga lebih presisi, baik dari segi warna maupun gambar.

5. Mesin Digital Printing Tekstil

Setelah bisnis berkembang, pelaku usaha digital printing umumnya akan menambahkan mesin cetak digital yang satu ini. Mesin digital printing tekstil dapat digunakan untuk mencetak gambar atau tulisan di atas media kain. Dengan mesin ini, Anda bisa memberi layanan sablon pakaian dan menambah pundi-pundi pemasukan.

6. Mesin Digital Printing UV

Saat memulai bisnis digital printing, sebenarnya Anda tidak harus langsung memiliki mesin yang satu ini. Namun satu hal yang pasti, rata-rata penyedia jasa digital printing memiliki mesin cetak digital UV.

Mesin cetak yang satu ini dapat digunakan untuk mencetak di atas media kasar dan kaku, seperti acrylic, kaca, triplek, seng, keramik, bahkan keramik. Jika Anda ingin mengembangkan usaha digital printing atau bahkan menambah layanan cetak casing hp custom, mesin digital UV printer bisa menjadi investasi yang menguntungkan.

Ragam Mesin Finishing untuk Bisnis Digital Printing

Mesin cetak digital adalah mesin utama untuk memulai bisnis digital printing. Namun untuk menunjang keperluan bisnis dan mengoptimalkan layanan yang diberikan, ada beberapa mesin lain yang juga dibutuhkan sebagai penunjang.

Mesin-mesin lain seperti mesin potong kertas, mesin stapler, mesin jilid, mesin hardcover hingga mesin laminating juga dibutuhkan. Untuk lebih jelasnya, berikut mesin finishing yang juga penting dalam membangun usaha digital printing.

1. Mesin Potong Kertas

Untuk memotong beberapa lembar kertas, gunting memang sudah cukup. Tapi dalam usaha digital printing, banyaknya kertas yang harus dipotong bisa lebih dari itu. Jumlahnya bisa mencapai ratusan bahkan ribuan lembar setiap harinya.

Pekerjaan seperti ini tidak bisa dilakukan dengan cara biasa. Untuk itulah, dibutuhkan mesin potong kertas yang mampu memotong puluhan hingga ratusan lembar kertas dalam satu waktu.

2. Mesin Stapler

Mesin yang satu ini pada dasarnya sama seperti stapler pada umumnya. Hanya saja, mesin stapler dapat digunakan untuk menyatukan puluhan hingga ratusan lembar kertas. Hal ini sangat berguna bagi usaha digital printing. Dengan mesin stapler, jilid buku juga jadi lebih mudah.

3. Mesin Jilid

Mesin jilid juga tergolong sebagai salah satu mesin yang wajib ada saat memulai bisnis digital printing. Sesuai dengan namanya, mesin ini dapat digunakan untuk menjilid buku dengan lebih mudah. Hasil jilid dari mesin ini juga lebih presisi. Urusan menjilid buku pun bisa diselesaikan lebih cepat.

4. Mesin Hardcover

Jilid hardcover membutuhkan penanganan khusus, terlebih dalam pembuatan sampul depan. Biasanya, pembuatan hardcover dilakukan dengan peralatan sederhana. Namun dengan mesin hardcover, Anda bisa melakukannya dengan lebih mudah dan lebih cepat. Itulah kenapa mesin ini begitu penting dalam usaha digital printing.

5. Mesin Laminating

Saat memulai bisnis digital printing, ada satu lagi mesin yang sebaiknya dimiliki. Mesin tersebut adalah mesin laminating. Mesin ini akan sangat berguna jika ada pelanggan yang membutuhkan layanan laminasi dokumen-dokumen berharga, seperti ijazah dan sejenisnya.

Memulai bisnis digital printing membutuhkan modal yang cukup besar. Karena itulah, Anda harus menentukan mesin apa saja yang sebaiknya di beli di awal perjalanan dalam membangun bisnis digital printing. Setelah mesin cetak digital, pilih mesin finishing yang sesuai dengan jenis layanan yang akan diberikan nanti. Dengan mengetahui mesin apa saja yang perlu dimiliki, Anda bisa menghitung modal dan memulai bisnis digital printing.

Jika Anda ingin membuka usaha digital printing, pastikan juga untuk mencari suplier mesin dan bahan baku yang bisa diandalkan. Perlu diingat, bisnis digital Usaha digital printing bergerak di industri yang bergerak cepat dengan tingkat kompetisi yang cukup ketat. Tanpa dukungan suplier yang handal, sulit untuk bersaing dengan pemain-pemain digital printing lainnya. Jika Anda butuh mesin finishing dan bahan baku percetakan, maxipro.co.id bisa menjadi partner yang tepat.