Ada yang bilang kalau sekarang mencari pekerjaan itu sulit. Jika yang dicari adalah pekerjaan di perusahaan besar, anggapan seperti ini mungkin tidak sepenuhnya salah. Namun harus diakui, masih ada cara lain untuk menghasilkan uang. Selain dengan membangun usaha sendiri seperti usaha desain grafis, Anda juga bisa menjadi seorang freelancer.

Saat ini peluang menjadi freelancer sebenarnya terbuka lebar. Ada banyak platform yang mewadahi. Media sosial untuk memamerkan hasil karya juga bisa dimanfaatkan sebagai alat promosi. Selama memiliki kemampuan dan tahu bagaimana cara menjual kemampuan tersebut, siapapun bisa sukses menjadi seorang freelancer.

Apa Itu Freelancer

jasa desain grafis

Freelancer atau pekerja lepas merupakan pekerja profesional yang bekerja secara lepas tanpa terikat pada satu perusahaan tertentu. Mereka dibayar atas apa yang mereka kerjakan tanpa terikat jam kerja ataupun aturan-aturan formal perusahaan yang mempekerjakan.

Umumnya, freelancer ini bekerja seorang diri. Mereka bisa bekerja dimanapun mereka mau dan menentukan sendiri kapan akan bekerja. Di sini yang terpenting adalah pekerjaan bisa diselesaikan dengan baik sesuai dengan deadline yang telah disepakati bersama klien.

Jasa yang disediakan oleh freelancer cukup beragam. Salah satu yang banyak dicari adalah jasa desain grafis. Karena fleksibilitas dalam bekerja, banyak orang yang tertarik untuk menggeluti dunia freelancer. Namun layaknya sebuah bisnis, penghasilan freelancer umumnya juga tidak stabil layaknya pekerja tetap.

Hal-Hal yang Perlu Dipersiapkan untuk Menjadi Freelancer Desain Grafis

usaha desain grafis

Menjadi seorang freelancer sebenarnya hampir mirip dengan membangun sebuah bisnis. Setelah menentukan jasa yang ingin ditawarkan, selanjutnya ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Misalnya untuk jasa desain grafis. Setelah memutuskan akan menggeluti usaha desain grafis, selanjutnya Anda perlu mempersiapkan peralatan dan beberapa hal lain yang dibutuhkan.

1. Miliki skill yang dibutuhkan

Untuk menyediakan jasa desain grafis, tentunya Anda harus memiliki skill desain terlebih dahulu. Skill inilah yang menjadi ujung tombak. Meski demikian, bukan berarti Anda harus menjadi sangat ahli di bidang desain grafis. Selama skill tersebut layak jual, hal tersebut sebenarnya sudah cukup.

Selain skill, Anda juga harus mengembangkan style desain Anda sendiri. Style inilah yang menjadi ciri khas sekaligus nilai jual jasa desain grafis yang ditawarkan.

Memiliki style desain yang khas akan sangat membantu dalam memfilter klien. Jika ada klien yang ingin menggunakan jasa desain grafis Anda, hampir bisa dipastikan mereka tertarik pada style dan menginginkan style seperti itu ada pada desain mereka. Selain itu, style desain juga bisa menjadi pembeda.

2. Buat website portofolio

Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa desain grafis, calon klien biasanya ingin tahu beberapa contoh desain yang pernah dibuat. Dari sini mereka akan menilai apakah style desain tersebut cocok dengan apa yang mereka butuhkan.

Website portofolio bisa menjadi alat show off yang sangat berguna. Saat ada calon klien yang ingin melihat contoh desain yang pernah dibuat, Anda tinggal menunjukkan website tersebut. Website portofolio juga bisa menjadi alat promosi yang kuat. Dengan desain website yang profesional, orang jadi lebih yakin dengan kredibilitas usaha desain grafis Anda.

3. Mengumpulkan koleksi inspirasi desain

Desainer grafis adalah pekerja kreatif. Dalam menghasilkan sebuah karya kreatif, seorang desainer grafis akan mencari inspirasi desain sesuai dengan project yang tengah ditangani. Tentu saja, mencari inspirasi terkadang bisa cukup menantang. Itulah kenapa seorang desainer grafis biasanya memiliki koleksi inspirasi desain.

Saat ingin membangun usaha desain grafis, pastikan untuk memiliki koleksi inspirasi desain seperti ini. Koleksi inspirasi ini akan sangat membantu. Ada banyak sumber inspirasi yang bisa dimanfaatkan di sini. Misalnya saja seperti Instagram, Pinterest atau Behance.

4. Bergabung dengan komunitas

Sebanyak apapun waktu yang dimiliki, Anda tidak akan pernah bisa belajar semua hal dari pengalaman sendiri. Padahal saat membangun usaha desain grafis, pengalaman itu penting. Dari pengalaman inilah Anda bisa tahu apa yang sebaiknya dilakukan saat dihadapkan pada situasi yang tidak ada dalam buku.

Bergabung dengan komunitas akan sangat membantu dalam mengembangkan ilmu di luar teknis desain grafis namun penting untuk menjalankan usaha desain grafis. Di sini Anda bisa belajar dari pengalaman desainer grafis lain.

Selain mendapatkan ilmu, Anda juga bisa mendapatkan relasi. Sudah menjadi rahasia umum kalau relasi itu penting dalam bisnis. Tidak jarang, beberapa proyek desain juga datang dari komunitas. Jika Anda menjadi anggota atau bahkan pengurus komunitas desainer grafis yang namanya sudah banyak dikenal, kredibilitas jasa desain grafis Anda juga akan ikut terangkat.

5. Selalu mengembangkan diri dan beradaptasi

Dunia terus berubah. Beberapa gaya desain juga punya masanya masing-masing. Desain yang saat ini tengah tren belum tentu akan terus bertahan. Jika waktunya sudah tiba, gaya desain tersebut akan terganti dengan gaya desain yang baru.

Saat Anda menyediakan jasa desain grafis, Anda harus terbuka dengan hal tersebut. Anda harus terus mengasah kemampuan dan terbuka dengan perubahan. Jangan terkurung dalam kejayaan masa lalu. Jika Anda tidak mampu beradaptasi dan berhenti mengembangkan diri, usaha desain grafis yang dibangun pasti akan digeser oleh kompetitor.

6. Komputer dengan spesifikasi yang cukup tinggi

Ada yang bilang kalau yang terpenting itu skill. Jika punya skill, tanpa alat canggih sekalipun Anda bisa membuat desain yang bagus. Tapi dengan alat yang canggih, pekerjaan jelas jadi jauh lebih mudah dan bisa diselesaikan lebih cepat. Untuk itulah usaha desain grafis membutuhkan spesifikasi komputer yang sesuai.

Spesifikasi komputer sebaiknya disesuaikan dengan jenis pekerjaan atau cakupan jasa desain grafis yang ditawarkan. Jika desain yang dibuat masih terbilang sederhana dan bukan termasuk 3D desain, Anda tidak harus membeli komputer dengan spesifikasi paling canggih. Pilih saja komputer yang cukup cepat dengan kartu grafis yang pas dan layar monitor yang punya warna akurat.

Memulai Usaha Desain Grafis

freelancer desain grafis

Untuk memulai usaha desain grafis, semua hal di atas sebaiknya dipersiapkan. Namun perlu dicatat, apa yang telah disebutkan di atas sebenarnya baru sebagian kecil saja. Masih ada beberapa hal lain yang juga perlu dipersiapkan. Jika jasa desain grafis yang akan Anda bangun punya spesialisasi tertentu, bisa saja ada beberapa alat yang juga perlu ditambahkan.

Untuk menambah pundi-pundi pemasukan, jasa desain grafis dapat dikembangkan dengan menyediakan layanan cetak. Misalnya saja untuk membantu klien melakukan branding atas logo yang telah dibuat, Anda bisa menyediakan jasa cetak stiker. Saat ini stiker juga lazim digunakan sebagai alat branding dan promosi yang cukup efektif. Namun jika ingin mengembangkan usaha desain grafis ke arah itu, tentunya Anda juga perlu mempersiapkan mesin stiker.

Maxipro merupakan penyedia solusi percetakan terlengkap. Mulai dari bahan baku percetakan hingga mesin finishing, semua bisa ditemukan di sini. Anda juga bisa menemukan mesin stiker di Maxipro. Menariknya lagi, semua itu bisa Anda dapatkan dengan harga yang sangat kompetitif.

Kreasi Box Kosmetik Sederhana Dari Kardus - Maxipro.co.id