Ukuran Nota Folio, Rangkap NCR, dan Cara Hitungnya

Ukuran Nota Folio, Rangkap NCR, dan Cara Hitungnya

Ukuran nota yang paling banyak dipakai di Indonesia adalah 1/4 folio (10,75 × 16,5 cm) untuk nota kontan kecil, 1/3 folio (11 × 21,5 cm) untuk nota toko, dan 1/2 folio (16,5 × 21,5 cm) untuk faktur atau surat jalan. Semua ukuran itu berasal dari pembagian kertas folio/F4 21,5 × 33 cm. Nota biasanya dibuat rangkap 2 atau 3 memakai kertas NCR, lalu dijilid lem per 50 set dalam satu buku.

Ringkasan cepat:

  • 1/4 folio = 10,75 × 16,5 cm, muat 4 lembar per A3+ (jarak potong 3 mm) atau 4 lembar per F4 jika dibagi pas.
  • 1/3 folio = 11 × 21,5 cm dan 1/2 folio = 16,5 × 21,5 cm, masing-masing muat 4 dan 2 per A3+.
  • Rangkap 2 memakai kertas NCR CB + CF, rangkap 3 memakai CB + CFB + CF.
  • 1 buku nota 1/4 folio isi 50 set rangkap 2 butuh 26 lembar A3+ (13 lembar per lapis).

Tabel ukuran nota standar dalam cm

Tidak ada standar nasional yang mengatur dimensi nota. Percetakan di Indonesia memakai pembagian kertas folio karena kertas ini mudah didapat dan pembagiannya pas tanpa sisa. Ukuran A5 dan A6 juga dipakai bila pelanggan meminta format internasional. Lihat juga detail kertas induknya di artikel ukuran folio dalam cm, mm, dan inci.

Nama ukuranUkuran (cm)Pemakaian umum
1/2 folio16,5 × 21,5Faktur, surat jalan, kwitansi besar
1/3 folio11 × 21,5Nota toko bangunan, nota bengkel
1/4 folio10,75 × 16,5Nota kontan kecil, nota warung, laundry
1/6 folio10,75 × 11Bon pesanan, tanda terima
1/8 folio8,25 × 10,75Kupon, tiket parkir, bon kasir manual
A514,8 × 21Invoice format internasional
A610,5 × 14,8Nota kecil format internasional

Sebagai pembanding, nota kontan siap pakai di toko buku juga mengikuti ukuran yang mirip. Contohnya nota kontan merek Kiky ukuran kecil berukuran 10,5 × 15,5 cm dan ukuran besar 16 × 21 cm, seperti tercantum di halaman produk Gramedia. Jadi pembagian 1/4 dan 1/2 folio sudah sesuai kebiasaan pasar.

Berapa jumlah nota per lembar A3+ dan F4?

Jumlah nota per lembar dihitung dengan membagi panjang dan lebar kertas dengan dimensi nota ditambah jarak potong 3 mm, lalu dicek dalam dua orientasi. Untuk A3+ dipakai ukuran 32,5 × 48,3 cm. Untuk F4, nota dibagi pas tanpa jarak karena ukurannya memang pecahan folio.

Ukuran notaPer A3+ (jarak 3 mm)Per A3+ (tanpa jarak)Per F4 (dibagi pas)
1/2 folio (16,5 × 21,5)222
1/3 folio (11 × 21,5)443
1/4 folio (10,75 × 16,5)464
1/6 folio (10,75 × 11)8126
1/8 folio (8,25 × 10,75)12158
A5 (14,8 × 21)442
A6 (10,5 × 14,8)994

Perhatikan ukuran 1/4 folio. Dengan jarak potong 3 mm, A3+ hanya muat 4. Tanpa jarak, muat 6. Jika desain nota tidak memakai warna sampai tepi, Anda bisa memotong tanpa jarak dan menghemat sepertiga kertas. Untuk cetak offset di kertas besar, gunakan acuan ukuran kertas plano agar sisa potongan sekecil mungkin.

Apa itu nota rangkap dan kertas NCR?

Nota rangkap adalah nota yang menghasilkan salinan tanpa kertas karbon. Kertasnya disebut NCR, singkatan dari no carbon required. Menurut Wikipedia tentang carbonless copy paper, kertas ini pertama diproduksi NCR Corporation dengan pengajuan paten pada 30 Juni 1953. Tekanan pena memecah mikrokapsul tinta di bagian belakang lembar atas. Tinta lalu bereaksi dengan lapisan lempung pada lembar di bawahnya sehingga tulisan tersalin.

Kode lapisanKepanjanganPosisi dalam setLapisan
CBCoated BackLembar paling atas (asli)Tinta mikrokapsul di belakang
CFBCoated Front and BackLembar tengahLempung di depan, tinta di belakang
CFCoated FrontLembar paling bawahLempung di depan

Jadi nota rangkap 2 tersusun dari CB + CF. Nota rangkap 3 tersusun dari CB + CFB + CF. Warna salinan biasanya dibedakan, misalnya putih untuk pembeli, lalu merah atau kuning untuk arsip penjual.

Cara menghitung kebutuhan kertas untuk 1 buku nota

Satu buku nota umumnya berisi 50 set. Rumusnya sederhana:

  • Lembar per lapis = 50 set ÷ jumlah nota per lembar, dibulatkan ke atas.
  • Total lembar 1 buku = lembar per lapis × jumlah rangkap.
  • Contoh 1/4 folio rangkap 2 di A3+: 50 ÷ 4 = 12,5, dibulatkan 13 lembar per lapis. Total 13 × 2 = 26 lembar A3+.
Ukuran nota (di A3+, jarak 3 mm)Rangkap 2: 1 bukuRangkap 3: 1 bukuRangkap 2: 100 buku
1/2 folio50 lembar75 lembar5.000 lembar
1/3 folio26 lembar39 lembar2.500 lembar
1/4 folio26 lembar39 lembar2.500 lembar
1/8 folio10 lembar15 lembar834 lembar
A612 lembar18 lembar1.112 lembar

Angka untuk 100 buku dihitung dari total 5.000 set, bukan dari 1 buku dikali 100, sehingga sisa pembulatan lebih kecil. Tambahkan cadangan 3–5% untuk lembar uji cetak dan salah potong.

Elemen wajib dan tata letak nota

Ukuran yang tepat harus menyisakan ruang untuk isi yang penting. Untuk panduan desain langkah demi langkah, baca cara mudah membuat nota. Elemen yang sebaiknya ada:

  • Nama usaha, alamat, dan nomor telepon atau WhatsApp.
  • Nomor nota berurutan agar transaksi mudah dilacak.
  • Tanggal, nama pembeli, kolom banyaknya, nama barang, harga, dan jumlah.
  • Kolom tanda tangan penerima dan hormat kami.
  • Area kosong di sisi jilid untuk lem dan garis perforasi.

Sisakan margin sisi jilid sekitar 1,5–2 cm. Area ini dipakai untuk lem panas dan garis sobek. Hindari menaruh teks penting di area tersebut.

Proses produksi nota di percetakan

  1. Cetak desain di kertas NCR sesuai urutan lapisan (CB, CFB, CF).
  2. Susun lembar per set dengan urutan yang benar, lalu rapikan tumpukannya.
  3. Potong ke ukuran jadi memakai mesin potong kertas.
  4. Buat garis sobek dengan mesin perforasi agar lembar asli mudah dilepas.
  5. Beri lem jilid di sisi punggung, lalu pasang cover dan alas karton.
  6. Potong ulang tepi buku agar rata dan cek urutan nomor nota.

Garis perforasi berbeda fungsi dengan garis lipat. Penjelasan lengkapnya ada di artikel perbedaan creasing dan perforasi dan teknik porporasi pada nota.

Mesin Maxipro untuk produksi nota

Dua tahap yang paling menentukan kerapian nota adalah pemotongan dan perforasi. Berikut data dari halaman produk Maxipro:

MesinData teknis (dari halaman produk)Peran di produksi nota
Mesin Potong Kertas Telson MP490 STLebar potong maks 49 cm, min 4 cm; tinggi potong 8 cm; presisi ± 0,4 mm; daya 1.200 W; berat 231 kgMemotong tumpukan A3+ atau buku nota jadi sekaligus
Mesin Potong Kertas Telson MP450Lebar potong maks 450 mm, min 50 mm; tebal potong 40 mm (tabel) atau 5 cm (deskripsi); daya 900 W; berat 115 kgPotong nota volume kecil–menengah dengan kontrol digital
Mesin Creasing Porforasi Motor CN660Lebar kerja 66 cm; perforasi untuk kertas 100–250 gsm; daya 120 WMembuat garis sobek; perforasi tercantum untuk kertas 100–250 gsm, jadi uji dulu pada NCR yang lebih tipis

Kapasitas tinggi potong 8 cm pada MP490 ST cukup untuk memotong beberapa buku nota sekaligus. Pilihan lain bisa dilihat di kategori mesin potong kertas dan mesin creasing porforasi. Agar pisau tetap tajam saat memotong kertas NCR yang tipis, ikuti cara merawat mesin pemotong kertas.

Ukuran Nota Folio, Rangkap NCR, dan Cara Hitungnya

Tips memilih ukuran nota sesuai jenis usaha

  • Warung, laundry, dan toko kelontong: 1/4 folio cukup untuk daftar barang yang pendek.
  • Toko bangunan dan bengkel: 1/3 folio karena daftar barang lebih panjang.
  • Distributor dan grosir: 1/2 folio atau A5 untuk faktur dan surat jalan rangkap 3.
  • Kupon dan tiket: 1/8 folio dengan nomor seri dan perforasi.

Akhir tahun adalah waktu banyak usaha memesan nota baru untuk pembukuan tahun berikutnya. Siapkan stok kertas NCR dan jadwal produksi sejak November agar pesanan Desember tidak menumpuk.

FAQ seputar ukuran nota

Berapa ukuran nota 1/4 folio?

Ukuran nota 1/4 folio adalah 10,75 × 16,5 cm. Ukuran ini didapat dari kertas F4 21,5 × 33 cm yang dibagi empat.

Berapa ukuran nota 1/3 folio dan 1/2 folio?

Nota 1/3 folio berukuran 11 × 21,5 cm, sedangkan nota 1/2 folio berukuran 16,5 × 21,5 cm.

Berapa nota 1/4 folio dalam satu lembar A3+?

Dengan jarak potong 3 mm, satu lembar A3+ 32,5 × 48,3 cm memuat 4 nota 1/4 folio. Tanpa jarak potong, muat 6 nota.

Apa bedanya nota rangkap 2 dan rangkap 3?

Nota rangkap 2 terdiri dari lembar CB dan CF sehingga menghasilkan 1 salinan. Nota rangkap 3 menambah lembar CFB di tengah sehingga menghasilkan 2 salinan.

Apa kepanjangan NCR pada kertas nota?

NCR adalah singkatan dari no carbon required, yaitu kertas yang bisa menyalin tulisan tanpa kertas karbon. Kertas ini pertama diproduksi oleh NCR Corporation.

Berapa lembar kertas untuk 1 buku nota 1/4 folio?

Satu buku isi 50 set rangkap 2 butuh 26 lembar A3+, yaitu 13 lembar per lapis. Untuk rangkap 3 butuhnya 39 lembar A3+.

Mesin apa yang dibutuhkan untuk membuat nota?

Minimal printer, mesin potong kertas, dan mesin perforasi untuk garis sobek. Untuk penjilidan dipakai lem jilid di sisi punggung buku nota.

Kesimpulan

Ukuran nota paling umum adalah 1/4 folio (10,75 × 16,5 cm), 1/3 folio (11 × 21,5 cm), dan 1/2 folio (16,5 × 21,5 cm). Pilih ukuran sesuai panjang daftar barang, gunakan kertas NCR rangkap 2 atau 3, dan hitung kebutuhan kertas dengan rumus 50 set dibagi jumlah nota per lembar. Untuk hasil potong yang rata dan garis sobek yang rapi, lengkapi produksi Anda dengan mesin finishing Maxipro dan konsultasikan kebutuhan Anda dengan tim Maxipro Surabaya. Baca juga jenis mesin finishing percetakan dan fungsinya untuk melengkapi lini produksi.