Proses Die Cut

Die Cut 11

    Hobi ngemil, tapi takut gemuk? Ngemil sudah menjadi bagian dari kebanyakan orang untuk menemani beraktifitas saat nonton TV, bioskop, atau saat beraktivitas berat sekalipun. Mengkonsumsi camilan sudah seperti hobi dan menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan. Inilah yang dijadikan alasan banyak orang untuk membuat usaha dibidang kuliner. Namun ada hal lain yang mungkin tidak terfikir dari usaha snack yaitu bisnis packing.

    Bisnis packing tidak hanya dikhususkan untuk kemasan makanan saja, tapi semua bisnis yang menjual dalam bentuk produk. Untuk mendukung sebuah pemasaran kemasan yang aman dan nyaman tidaklah cukup. Kemasan tersebut harus bersifat unik agar mudah dikenali.

Gambar: Contoh kemasan produk

    Kemasan atau packaging adalah bagian paling luar yang membungkus produk dengan tujuan untuk menjaga produk tersebut dari cuaca, guncangan dan benturan, terhadap benda lain. Jika kalian memiliki desain kemasan produk yang ingin ditampilkan secara visual menarik dan aman, maka die cut atau pemotongan secara khusus disesuaikan dengan produk, agar meningkatkan nilai dan menarik perhatian konsumen.

    Secara luas die cut adalah, proses manufaktur yang populer dimana ‘die’ digunakan untuk membentuk pola dan desain diberbagai produk berkekuatan rendah seperti kayu, lembaran, logam, busa, papan serat, kertas karton, kain dan bahan besar lainnya. Die cut biasa digunakan untuk bisnis membuat paket khusus dan unik yang berkaitan dengan merek tersebut Pemotongan mati adalah mesin yang membentuk bahan tertentu menjadi bentuk yang diinginkan.

Lalu apa saja langkah-langkah dalam membuat desain kemasan yang menarik?

  1. menentukan desain gambar
  2. pilih bentuk kemasan yang sesuai
  3. pilihlah warna yang tepat
  4. menggunakan kalimat sederhana dan informatif

    Nah, kalian sudah memikirkan desain kemasan yang menarik untuk kemasan produk atau kemasan makanan, atau mulai melirik bisnis packing? langkah selanjutnya setelah membuat desain kemasan adalah memotong pola desain tersebut. Untuk pemotongan kemasan tentu menggunakan mesin die cut yang canggih, di Maxipro.co.id kami menjual mesin die cut dengan harga yang terjangkau.

Bagaimana sih proses Die Cut?

Die cut adalah proses umum untuk memotong dan melubangi material/bahan yang memiliki kekuatan dan ketebalan yang rendah seperti karet, foil, paper board, kertas, plastik, isolasi anti-tekanan, papan serat dan lembaran besi. Pada awalnya penggunaan metode die cut adalah untuk memotong kain pada industri sepatu, metode ini diterapkan sudah pada tahun 1800. Jika pada pemotongan label dan stiker yang dilaminasi maka tipe ini sering disebut kiss cut dan jika die cut mempunyai molding untuk membantu potongan yang beraneka ragam bentuk pada pembuatan box.

Gambar: Sejarah die cut

Die cut menggunakan cara yaitu flatbed dan rotary press. Rotary die cut ini cenderung banyak digunakan pada percetakan, perbedaan dari flatbed adalah cara ini menggunakan alat yang murah dan tidak juga secepat dengan cara rotary press dan juga penggunaan flatbed adalah untuk low volume dan masih memotong per lembar.

Proses die cut yaitu menggunakan roll silinder dimana bahan cetak dialasi dengan blok kayu yang terdapat pisau untuk ketika saat cetakan masuk pada bagian ketika roll berputar akan memberi tekanan dimana cetakan akan terbentuk sesuai dari cetakan blok kayu yang dibantu dengan potongan pisau. Tekanan silinder roll juga dapat diatur menjadi besar atau kecil sesuai dengan kegunaan.

Gambar: Proses die cut

Die cut tidak hanya mempunyai satu tipe, seiring majunya perkembangan zaman die cut juga memiliki versi digital yang dikerjakan dengan komputer, dan terdapat sistem multifungsi dimana digital die cut juga bisa menggunakan mekanik emboss.

    Dan itu saja akhir dari penjelasan tentang Die cut. Jika kalian tertarik akan topik lainnya mengenai baca juga artikel kami dengan topik lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×