Media Cetak Masih Bertahan di Era Digital

mesin-potong

Media cetak merupakan industri yang telah lama populer dan berkembang. Bagi pebisnis, media ini menjadi salah satu cara yang mudah untuk menjangkau pelanggan melalui iklan yang bisa disisipkan.Sampai saat ini juga para pebisnis masih banyak yang berupaya untuk memanfaatkan media-media cetak ini, baik itu Koran, Majalah, dan Selebaran atau brosur/flyer. Namun tentunya ada kelebihan dan kekurangan media cetak yang melekat.

Dalam beberapa dekade terakhir ini kita kedatangan media online yang berkembang begitu pesat. Tetapi para penerbit yang sekarang menyediakan media online pun, kebanyakan dari mereka tetap mempertahankan media cetaknya. Tentu itu dilakukan untuk mempertahankan eksistensi mereka di dunia media secara keseluruhan.

Kelebihan Media Cetak

Gambar: Koran

1. Bagi masyarakat, harga media cetak ini cukup terjangkau, karena penerbit telah mendapatkan pendanaan dari para pemasang iklan. Dengan demikian, semua kalangan bisa berlangganan media ini dan tetap dapat mengikuti berita perkembangan di lingkungan sekitarnya. Seperti contoh, harga cetak flyer murah yang hanya beberapa ratus Rupiah per lembar tentu menjadi kelebihan dari media cetak ini.

2. Dalam sekali penerbitan, media cetak bisa membahas berbagai topik sekaligus. Misalnya topik olahraga, ekonomi, sosial, hiburan, dan banyak lagi. Sehingga semua kalangan bisa mendapatkan topik yang diminatinya. Lain dengan media elektronik tv dan radio misalnya, mereka hanya dapat berfokus pada satu topik ketika broadcasting sedang berlangsung.

3. Media cetak selalu populer di kalangan apapun dan bisa dinikmati oleh generasi apapun. Beda dengan media online, yang di mana tidak semua orang mengerti penggunaan internet. Tampaknya pun sebagian besar milenial dan gen Z lebih menaruh minat yang besar pada platform daring daripada platform luring.

Menurut wikipedia, Media daring merupakan media dalam jaringan, daring sendiri merupakan singkatan dari dalam jaringan. Dalam konteks ini dalam jaringan merupakan jaringan online, jaringan online merupakan sesuatu yang berhubungan dengan teknologi dan internet. Sedangkan luring adalah kebalikannya, yang diartikan offline.

4. Media cetak bisa disebarkan dan ditujukan ke wilayah target pemberitaan. Dengan demikian, dapat mengarahkan suatu iklan yang bertarget pada demografis khusus. Misal jika kalian mengetahui target konsumen ada lingkungan Jakarta Barat, maka cukup pasang iklan di koran yang dikhususkan untuk Jakarta Barat.

5. Media cetak bisa disimpan dan dibaca berkali-kali jika perlu. Misal pada majalah yang biasa diterbitkan setiap bulan. Tentu bukan berarti setelah itu bulan berlalu majalah harus dibuang begitu saja, namun bisa disimpan dan dijadikan bahan referensi jika sewaktu-waktu membutuhkannya.

6. Media cetak biasanya lebih mudah untuk menjelaskan hal-hal yang bersifat kompleks dan lebih nyaman untuk dibaca. Dengan lebih nyaman ketika dibaca, maka dapat membuat kita lebih mampu berpikir lebih spesifik terkait isi tulisan.

7. Media cetak dapat menjadi tempat menyebarkan dan mencari informasi lowongan pekerjaan. Misalnya pada koran, biasanya tersedia kolom khusus untuk membuat kolom lowongan kerja, sehingga pembaca dapat dengan mudah memilih yang paling sesuai dengan yang dicarinya.

Baca juga: Promosi Cetak Mengapa Masih Penting di Era Digital ?!

Kekurangan media cetak

1. Media cetak kurang efektif untuk menargetkan audiens global. Sebaliknya, media online justru lebih memiliki jangkauan target yang lebih luas. Contoh, jika cetak koran dengan jumlah 100 ribu eksemplar. Maka hanya sekitar itu jumlah pembacanya. Itupun jika semuanya terjual dan dibaca oleh masyarakat. Sementara seringkali koran hanya dimanfaatkan untuk bungkus gorengan.

2. Masa pakai koran bisa singkat, sehingga kurang menguntungkan bagi pengiklan jangka panjang. Misal koran harian atau mingguan, setelah itu iklan kalian akan hilang karena pembaca cenderung membuangnya setelah membacanya habis.

3. Media cetak hanya dapat berbentuk tulisan dan gambar untuk merepresentasikan berita. Sementara media elektronik sekarang sudah populer dalam bentuk audio dan video. Seperti yang disiarkan melalui radio, televisi, dan media online atau internet.

4. Penyebaran informasi pada media cetak lebih lambat daripada internet. Masyarakat pun harus menunggu cetakan sampai ke tangannya. Lain dengan media online yang bisa diakses 24 jam selama kita terkoneksi dengan internet.

5. Biaya produksi cenderung mahal dan melibatkan bahan kertas untuk dapat dinikmati. Karena ternyata bahan kertas juga merupakan salah satu penyumbang limbah. Kendati sebetulnya juga memungkinkan untuk didaur ulang. Namun fakta bahwa, masih banyak kertas yang menjadi limbah dan mengganggu.

6. Selain biaya produksi, media cetak dapat memakan biaya distribusi yang cukup mahal. Kendati harga jual kepada masyarakat cenderung murah, karena mereka mendapat pendanaan dari pemasang iklan tadi. Namun distribusi berita pun tidak seefisien pada media elektronik.

Demikian kelebihan dan kekurangan media cetak, jika kalian bisa mengoptimalkan media digital dan media cetak dengan pintar, maka promosi usaha kalian akan semakin meningkat dan omset akan semakin naik. Untuk menambah kecanggihan mesin usaha kalian, kunjungi website Maxipro.co.id.

Baca juga:

Istilah Yang Digunakan Dalam Dunia Percetakan

Pengertian dan Fungsi Booklet | Mesin Booklet Rapid

Ide Usaha Sampingan! Cetak Kalender di Akhir Tahun

×