Mengenal Lebih Dalam Teknik Cetak Tinggi - Maxipro.co.id

Mengenal Lebih Dalam Teknik Cetak Tinggi - Maxipro.co.id

Cetak tinggi adalah teknik cetak yang bisa dengan mudah Anda temukan dalam kehidupan sehari-hari. Produk yang dibuat dengan cetak tinggi memang memiliki ciri khas tersendiri yang membuatnya berbeda dari yang lain.

Produk cetak tinggi yang paling mudah dijumpai dalam keseharian adalah stempel. Seperti pada buku bacaan di perpustakaan, biasanya terdapat stempel yang menunjukkan kepemilikan buku tersebut sebagai properti perpustakaan.

Keberadaan stempel pada buku termasuk awet karena tidak mudah hilang serta sulit untuk dipalsukan karena biasanya memiliki desain yang detail. Maka tidak heran jika teknik cetak tinggi menjadi salah satu teknik cetak yang digemari dan sering digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Apa yang dimaksud dengan Cetak Tinggi?

Proses Pembuatan Batik Cap

Batik Cap

Cetak tinggi atau relief print adalah sebuah teknik cetak yang menggunakan alat cetak atau klise pada permukaan media yang timbul, tinggi dan memiliki bagian menonjol. Bagian tersebut dimanfaatkan sebagai medium untuk mencetak dan penghantar cat tinta. 

Selain itu, cetakan dalam cetak tinggi juga terbuat dari bahan yang bisa dicukil atau dipahat sehingga muncul permukaan yang mempunyai perbedaan tinggi. Bagian tinggi dan rendah dalam cetakan inilah yang disebut juga dengan relief.

Dengan mengoleskan tinta cetak pada bagian yang menonjol, maka tinta akan terterap sementara bagian yang lebih rendah tidak akan mendapat tinta. Sehingga gambar yang terbentuk dari hasil cetak adalah desain yang ada dari gambar yang menonjol.

Jenis-jenis Cetak Tinggi

Cetak tinggi bisa dibagi menjadi beberapa jenis teknik, diantaranya adalah teknik wood cut, wood engraving dan kolase.

1. Wood Cut

Wood Cut Cetak Tinggi

Bernama lain cukil kayu, wood cut merupakan teknik menggambar desain atau pola pada media potongan papan kayu. Bagian yang tidak dibutuhkan pada desain dicukil lalu dibuang dengan menggunakan pisau pahat atau woodcut knife yang khusus untuk cukil kayu.

Selain wood cut, dikenal pula istilah lino cut. Teknik lino cut memiliki proses yang hampir sama dan hanya berbeda dari material karetnya saja yakni linoleum.

2. Wood Engraving

wood engraving cetak tinggi

Stempel Balok Kayu

Hampir sama seperti wood cut, namun wood engraving lebih ke arah menggrafir. Wood engraving adalah teknik cetak tinggi yang memanfaatkan serat kayu melintang pada media kayu yang dipotong secara horizontal.

Meskipun berbeda pada arah dan jenis serat kayu, namun proses teknik ini tidak jauh berbeda dengan wood cut. Sehingga memang diperlukan kejelian untuk membedakan keduanya.

3. Kolase

cetak tinggi kolase

Cetak tinggi dengan bahan kardus

Berbeda dengan teknik wood cut dan wood engraving yang membuat pola dan desain relief dari media itu sendiri, kolase merupakan teknik yang dilakukan dengan cara menempelkan material-material lain pada permukaan media. Tidak harus sama dengan media itu, material yang ditempel terasa bercampur jadi satu karena berbeda satu sama lain.

Sebagai contoh yang sering dijadikan material kolase adalah potongan atau pola dari kertas yang cukup tebal seperti karton, kain, benang dan sebagainya.

Alat dan Bahan Cetak Tinggi

Dalam membuat cetak tinggi, Anda memerlukan alat dan bahan yang perlu dipersiapkan sebelumnya. Untuk peralatan dan bahan memang cukup beragam sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Pemilihan alat dan bahan juga perlu diperhatikan agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Kualitas serta kuantitas alat dan bahan harus sesuai dengan kebutuhan agar hasil yang diinginkan bisa didapat dengan mudah.

Adapun untuk alat dan bahan cetak tinggi adalah sebagai berikut:

Alat

  • Plat atau acuan cetak, contohnya adalah papan kayu (MDF), linoleum, hardboard yang memiliki permukaan halus, karet vinyl dan lain-lain.
  • Pisau pahat cukil yang terbuat dari kayu, besi, atau plastik untuk membentuk gambar pada plat. Pisau ini memiliki bentuk U (lengkung), bentuk V (lancip) dan bentuk datar. 
  • Pensil untuk menggambar desain atau model pada plat. Jenis pensil yang digunakan terdiri dari 2B, 4B, 6B dan yang lainya.
  • Roll karet yang berguna untuk menghantarkan cat atau tinta dari kaca sebelum proses pengolahan pada permukaan plat yang menonjol atau yang akan dicetak. Alat ini bisa dibuat dari kayu, plastik hingga besi.
  • Kaca adalah media yang dipakai guna mengolah tinta sebelum menuju ke plat cetak.
  • Kape merupakan alat untuk mencampur dan mengaduk tinta ke permukaan kaca.
  • Hand press berguna untuk mencetak plat acuan ke media kertas. Alat ini memang tidak terlalu dibutuhkan karena bisa diganti dengan sendok. Sedangkan jika diperlukan bantuan mesin untuk kebutuhan skala besar, maka bisa menggunakan mesin etching.

Bahan

  • Tinta cetak menjadi pewarna untuk mencetak plat ke media kertas.
  • Lem berguna untuk menempelkan modul gambar pada kertas transparan atau kalkir ke plat atau acuan cetak yang akan dicukil. Bahan ini dibutuhkan agar modul gambar melekat erat dan tidak mudah terlepas saat proses cukil berlangsung.

Cara Membuat Cetak Tinggi

Setelah menyiapkan alat dan bahan, Anda bisa mulai membuatnya. Berikut ini merupakan cara membuat cetak tinggi, yaitu:

  1. Siapkan sketsa pada plat atau acuan cetak.
  2. Mulai melakukan pemahatan dan cukil sesuai dengan desain.
  3. Menuangkan tinta di atas plat yang sudah dipahat dan dicukil. Bagian yang telah memiliki perbedaan tinggi akan mulai terlihat hidup setelah diberi tinta.
  4. Gunakan roll karet untuk melakukan perataan tinta yang berada di atas kaca.
  5. Setelahnya, ratakan tinta menggunakan roll karet permukaan plat atau acuan cetak.
  6. Posisikan plat atau cetak acuan dengan kertas lalu tekan dengan roll karet agar hasilnya maksimal.
  7. Angkat kertas secara perlahan dan lakukan berulang kali hingga dirasa cukup.
  8. Perhatikan hasil akhir cetak tinggi, jika dirasa kurang, bisa kembali diulang untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Karakteristik Cetak Tinggi

Cetak tinggi merupakan teknik cetak yang cukup diminati baik itu di kalangan seniman, mahasiswa, pengusaha bahkan masyarakat umum. Hal ini dikarenakan teknik ini memiliki karakteristik unik yang tidak dimiliki oleh teknik cetak lainnya.

Dalam proses pembuatannya tidak membutuhkan banyak bahan dan peralatan serta dapat dilakukan dimana saja sehingga cukup fleksibel. Oleh karena itu mahasiswa dan seniman menyukainya.

Sedangkan untuk pengusaha dan masyarakat umum lebih tertarik karena karakteristik unik dari cetak tinggi membuat produk yang dihasilkan sangat unik sehingga susah untuk ditiru. Kerumitan untuk menduplikasi akan menghindarkan produk dari plagiarisme sehingga mudah untuk dijaga keamanan dan keasliannya.

Produk Cetak Tinggi Di Sekitar Anda

koran

Koran

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh produk cetak tinggi bisa dengan mudah dijumpai. Beberapa produk cetak tinggi adalah koran, batik cap dan stempel. Ketiga benda tersebut dibuat dengan memanfaatkan teknik ini sehingga tidak mudah untuk diduplikasi.

Stempel memiliki gambar atau tulisan yang lebih menonjol dari permukaan stempel yang lainnya. Hal ini membuat gambar dan tulisan yang dihasilkan akan sesuai dengan pola dan desain yang menonjol pada stempel.

Karena sulit untuk ditiru, stempel sering menjadi penanda keabsahan sebuah dokumen. Ditambah dengan laminasi pada dokumen, membuat stempel tidak mudah hilang dan bisa awet menempel pada dokumen.

Kegiatan melaminasi dokumen yang telah di stempel akan sangat terbantu jika Anda menggunakan Mesin Laminasi Telson ML 375 WGK. Keunggulan mesin ini adalah telah dilengkapi 2 pisau khusus yakni pisau putus untuk memotong plastik secara otomatis dan pisau perforasi untuk memotong bagian depan dan belakang kertas dengan mudah.

Semoga artikel dari Maxipro kali ini bisa bermanfaat bagi kalian ya, Maxivers. Jika membutuhkan bantuan lebih lanjut mengenai kebutuhan bahan dan mesin percetakan untuk usaha percetakan, bisa menghubungi call center kami di bawah ini.

Yuk langsung saja kunjungi dan belanja di website kami yaaa !!!

Maxipro ditributor mesin finishing percetakan no 1